Kab.Bandung, balance-news.com

Proyek pembuatan Polder Air yang berada di wilayah leuwi bandung Desa Citeureup Kec. Bojongsoang Kab.Bandung proyek tersebut banyak menuai keluhan dari masyarakat setempat.

Dalam beberapa minggu kebelakang saja sudah ada beberapa keluhan diantaranya, air untuk kebutuhan rumah tangga menjadi tidak ada/kering, kebisingan dan tidak adanya komunikasi dengan warga sekitar, sebelumnya red, sempat melayangkan surat konfirmasi untuk bertanggung jawab dalam proyek polder air tersebut, namun tidak ada tanggapan.

Ketika kami mendatangi proyek Polder air itu dengan bermaksud untuk mengkonfirmasi terkait hal surat yang kami layangkan dan beberapa keluhan masyarakat tetapi pimpinan proyek tidak ada ditempat hanya ada pelaksana lapangan yang bernama Ikin, Sangat disayangan ketika menanyakan langsung kepada Ikin selaku pihak Cv. Bagja Wira Karya jawaban yang di berikan tidak kooperatif seolah tidak tahu manahu.

Dan ketika menanyakan kembali kepada Ikin selaku pelaksana lapangan terkait berapa jumlah orang yang ikut serta dan berapa upah perhari para pekerja, Ikin menuturkan ” Untuk pekerja dari pihak Cv. Bagja Wira Karya sebanyak 15 orang dan dari Masyarakat hanya 6 orang itu pun dengan tenaga ahli 2 orang dan 4 orang kenek kalau untuk upah saya tidak tahu berapa, yang tahu hanya pimpinan kami saja,”ujarnya.

Sedangkan dulu ketika rapat dengan masyarakat setempat ada komitmen atau perjanjian untuk pekerja 50/50 dari pihak Kontraktor 50 dari masyarkat setempat 50 namun kenyataan di lapangan sekarang untuk pekerja saja lebih banyak dari pihak Cv. Bagja Wira Karya.

(beng_blnc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *