Kab.Bandung, balance-news.com

Dugaan pemotongan Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bantuan Sosial (Bansos) dan Bantuan Gubernur (Ban’gub) dari Kemensos RI dalam penangan Covid-19 untuk warga Desa Karyalaksana Kec.Ibun Kab.Bandung, setelah adanya pengaduan dari beberapa masyarkat terkait adanya potongan yang di lakukan oleh Ketua Rw.12, Endang dan istrinya sebagai kader

(21/12/20) dikonfirmasi dan diklarifikasi Endang selaku Ketua Rw.12 dan istrinya sebagai kader terkait adanya pemotongan ” Untuk pemotongan tidak ada, tetapi ada kesadaran dari KPM yang menerima bantuan, soalnya kasian bagi masyarakat yang tidak kebagian, KPM memberikan uang Rp.20.000 ada juga Rp.25.000 dan untuk beras KPM memberikan 1 Kg, sebelum KPM memberikan sebagian dari bantuan yang mereka terima, saya selaku Ketua RW.12 ada musyawarah dengan KPM, katanya”

Namun disini ada kejanggalan untuk pengambilan dan pencairan BST, BLT dan Bansos dari kementrian Ketua Rw. 12 harusnya mengambilnya di Desa lain bukan di Desa Karyalaksana selain harus mengambil ke Desa Pangguh terkecuali pengambilan Bantuan beras langsung ke Desa.

Ketika ditanyakan berapa jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berada di wilayah Rw.12 Endang menuturkan ” Untuk penerima BLT jumlahnya 19 KPM, kalau BST 13 KPM dan kalau untuk program Pemenrintah sebelum dibagikan saya langsung di beritahukan oleh Kepala Desa Karyalaksana, dan yang tidak kebagian Bantuan disini banyak, tapi allhandullilah sama saya di bagi-bagi biar kebagian semua,” pungkasnya.

Setelah mendengarkan statmen dari Endang Ketua Rw.12 dia mengambil kebijakan sendiri dan dia pun mengakui melakukan kebijakan tersebut dari awal, kurang lebih 8 bulan atau sudah tahap ke 8 untuk BST, BLT Desa dan Bansos dari Pemerintah.

(22/12/20). Menindak lanjuti keterangan Rw. 12 kami langsung menemui Kepala Desa Karyalaksana Dede Ita di rumahnya untuk mengklarifikasi dan mengkonfirmasi, yang kebetulan tidak jauh dari Kantor Desa Karyalaksana, ” jelasnya Untuk Pemotongan di Desa Karyalaksana tidak ada namun saya pernah bilang ke sodara saya yang mampuh , kebetulan menjabat menjadi ketua Rw di Desa karyalaksana, Tapi dia dapat Bantuan Sosial (Bansos) dari pemerintah, saya menyuruh ke dia untuk memberikan sebagian untuk tetangga nya yang tidak kebagian, tapi kalo untuk ke KPM lain saya jelaskan mau ngasih silakan tidak juga gapapa , memang ada dan saya pun mendengar tentang pemotongan di Rw. tapi saya tidak mau ambil pusing, yang penting bantuan sudah keterima ke tangan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kalau sudah ditangan mereka mau di apain juga terserah, soalnya saya juga sering bikin berita acara dalam hal menyurati untuk Bantuan Sosial sebelum di serahkan kepada Rw yang ada di Desa Karyalaksana, surat itu kalau sudah saya kasihkan mau di bakar, mau di sobek, mau dibuang atau di apain terserah.” ujarnya.

Kami pun menanyakan kepada Kepala Desa Dede Ita berapa supplier yang masuk ke Desa Karyalaksana dan berapa Jumlah KPM di Desa Karyalaksana, Dede Ita Mengungkapkan ” untuk jumlah Keluarga Penerima Manfaat KPM di Desa Karyalaksana mencapai 700 KPM, dan untuk jumlah bantuan yang ada di Desa Karyalaksana dari mulai bulan April ada beberapa diantaranya, BLT Desa Rp. 600 sudah 3x pencairan namun sekrang jadi Rp.300, Bantuan Sosial dari Kabupaten Beras 2 karung kecil, Botan, Kornet, Minyal dan Gula, Bantuan Provinsi 1 paket 1 dus yang tidak tahu isinya dan telor 2 Kg plus Uang Tunai Rp. 150.000, Kalau untuk Supplier Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Karyalaksana tidak tahu tetapi setahu saya yang mengkordinir Ibu Sarah dalam urusan BPNT walaupun saya sebagai pedagang ayam potong saya tidak berani soalnya riskan jadi semuanya sama ibu sarah istri dari Kepala Desa Dukuh, Pungkasnya”.

Dalam Hal ini Jelas di Desa Karyalaksana ada pemotongan dan pengondisian di wilayah tersebut sesuai dengan apa yang di katakan narasumber.

(Khoirul_blnc)

6 thoughts on “Bantuan Sosial dari Pemerintah di Kecamatan Ibun dibuat Bancakan”
  1. Thanks for your ideas. One thing I have noticed is that banks and financial institutions know the spending habits of consumers and understand that most people max out their credit cards around the holidays. They wisely take advantage of this fact and start flooding your inbox and snail-mail box with hundreds of 0 APR credit card offers soon after the holiday season ends. Knowing that if you’re like 98% of all American open public, you’ll leap at the opportunity to consolidate credit debt and move balances to 0 annual percentage rates credit cards. eddddfj https://headachemedi.com – buy Headache medications

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *