Kab. Bandung, balance-news.com

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Goefisika (BMKG) menegaskan bahwa memasuki awal Tahun 2021 sebagian besar wilayah di Indonesia telah memasuki musin penghujan, hal ini diperdiksi akan berlangsung sampai Bulan Mei 2021.

Peningkatan curah hujan berpotensi meningkatkan banjir, lonsor, dan banjir bandang, khususnya di beberapa titik wilayah Kabupaten Bandung seperti Kecamatan Dayeuhkolot, Bojongsoang, Baleendah dan Rancaekek yang sering dilanda banjir, di himbau kepada masyarakat nya untuk mewaspadai dan mengantisipasi bencana alam yang mungkin terjadi dan terus memantau informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini dari BMKG.

Bencana tersebut yang sering melanda wilayah tersebut diatas, terjadi akibat luapan anak sungai Citarum yang tidak mampu menampung debit air hujan yang cukup tinggi sehingga berdampak terhadap sungai Citarum juga meluap, Menanggapi hal tersebut, Satgas Citarum Harum Sektor 6 khususnya di wilayah Sektor yang meliputi Kecamatan Baleendah, Bojongsoang dan Dayeuhkolot selalu menghimbau kepada masyarakat yang berada di wilayah kerjanya tersebut untuk selalu tetap meningkatkan kesadaran terhadap lingkungan terutama perihal sampah, pada saat musim hujan seperti ini, Volume sampah yang timbul selalu meningkat, debit air meningkat hingga pengiriman sampah dari anak sungai menuju sungai Citarum.

(16/01/21) Terkait hal tersebut diatas kami pun menanyakan langsung kepada Dansektor 6 Citarum Harum Kolonol Arh Didik Suswandi namun beliau sedang tidak ada di lokasi dikarenakan sedang ada kegiatan di luar dan kami pun di fasilitasi oleh Danki Sektor 6 Citarum Harum Ade.N atau sering disapa Pak De , mengenai itensitas curah hujan yang tinggi dari mulai awal Tahun 2021 yang bisa mengakibatkan banjir untuk wilayah Siaga banjir Kab.Bandung khususnya, Kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah dan Bojongsoang, beliau menuturkan ” Untuk penanganan banjir kami selalu menghimbau kepada masyarakat yang berada di wilayah sektor 6 , untuk selalu siap siaga apalagi curah hujan tinggi seperti sekarang ini, debit air yang berada di sungai Citarum sewaktu – waktu pasti akan meluap, dan jangan sampai masyarakat membuang sampah ke Sungai Citarum, selain membuat sungai kotor akan banyaknya sampah dampak besarnya akan menyebabkan Banjir, ujarnya’.

Selain itu beliau juga memberikan pesan kepada masyarakat khususnya yang berada di wilayah sektor 6 Citarum Harum ” Membersihkan sampah yang masuk ke aliran sungai Citarum merupakan sudah menjadi tugas kita bersama, sehingga peningkatan Sosialisasi tentang penanganan sampah kepada masyarakat juga perlu ditingkatkan, agar masyarakat menyadari tentang pentingnya kebersihan lingkungan, tuturnya”.

(Gun-blnc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *