Kab Bandung,Balancenews- – Warga Rancamanyar masih terlihat berjubel sedang berbelanja jelang awal puasa di bulan Ramadhan meski penerapan social distancing dan physical distancing terus digalakkan oleh pemerintah daerah setempat.

Sehari menjelang bulan puasa Ramadhan, warga memadati sejumlah pasar tradisional di Rancamanyar.

Pantauan Antara, minggu dan senin. sejumlah pasar sudah diserbu warga seperti Pasar Rancamanyar. Warga sudah mengerumun di pasar tersebut mulai pukul 07.00 WIB.

Padatnya aktivitas warga selain menyebabkan kemacetan di seputaran Pasar Rancamanyar juga aktivitas lalu lalang pembeli di dalam pasar.

“Padat banget yang berbelanja, enggak bisa lama-lama di Pasar karena gerah juga harus desak-desakan,” ujar Juju (40)salah seorang pembeli.

Juju berniat untuk berbelanja bahan-bahan makanan seperti beras,daging,bumbu-bumbu dan sayuran.

Ia menyempatkan berbelanja di Pasar Rancamanyar sebelum bulan puasa,Namun untuk sampai pasar ia harus berputar-putar menghidari macet di jalan menuju pasar.

“Udah arus lalu lintasnya macet, masuk pasarnya juga padat,” ujar Juju

Tetapi di sayangkan, tidak adanya pengaman dari pihak Kepolisian atau pun Dishub. Untuk menertibkan jalanan tersebut.

Menurut Komar, juru parkir di Jalan Raya Rancamanyar, sudah menjadi tradisi setiap menjelang bulan puasa orang-orang pada sibuk berbelanja ke pasar.

Selain berbelanja alat-alat dapur, warga juga berbelanja barang harian untuk kebutuhan menyambut puasa.

Ramainya aktivitas pasar jelang Ramadhan itu, juga membawa berkah bagi Komar, karena banyak pembeli yang datang dan memarkirkan kendaraannya.

“Sudah tradisi tiap tahun, mereka belanja buat nyiapin puasa,” kata Komar.

Mereka datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Bandung ke Pasar Rancamanyar untuk berbelanja kebutuhan puasa.

Di Pasar Rancamanyar kebanyakan yang berbelanja warga dari Cibaduyut dan dayeuhkolot.

Umumnya mereka membeli kebutuhan pokok seperti ayam, daging, dan penganan lainnya untuk puasa.

“Kan besok mau puasa, jadi belanja buat masak sahur dan buka di hari pertama,” kata Imas warga cibaduyut yang berbelanja sama anaknya.

Imas berbelanja cukup banyak seperti ayam, buah blewah, dan aneka bahan untuk membuat sirup.

Menurutnya berbelanja di pasar banyak ragam dan pilihan yang bisa didapatkan dibanding di warung.

Selain banyak warga yang berbelanja, menjelang puasa, jumlah pedagang juga bertambah akibat banyaknya pedagang musiman yang bermunculan.Minggu (11/04/2021)

Pedagang musiman tersebut diantara pedagang daging, ayam, sayuran, buah-buahan serta pedagang pernak-pernik Ramadhan seperti cincau, kolangkaling, timun suri dan lainnya.

Penjaga Pasar Rancamanyar, Redi mengatakan.menjelang bulan Ramdhan aktivitas warga di pasar meningkat tiga kali lipat dari hari biasanya.

“Ini sudah menjadi tradisi, karena warga akan berbelanja untuk keperluan di awal puasa, seperti sahur dan berbuka,” kata Jaya.

Jaya menambahkan, selama bulan puasa PD Pasar Rancamayar menurunkan petugas untuk memantau kondisi pasar seperti mengawasi distribusi barang, ketersediaan stok dan harga.

“Kami berupaya untuk memastikan stok pangan aman, dan distribusi lancar sehingga tidak menghambat ketersediaan,” ujarnya.

(beng-blnc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *